
Pengertian BIM
Building Information Modelling (BIM)/Pemodelan Informasi Bangunan adalah sebuah proses/metode yang digunakan untuk membuat dan mengelola gambaran digital dari ciri fisik dan fungsional sebuah bangunan. (WikiPedia)
Pengguna BIM
BIM digunakan oleh pihak-pihak yang bertugas merancang, membangun, mengoperasikan, dan merawat bangunan serta infrastruktur fisik lainnya.
Infrastruktur fisik yang dimaksud antara lain: jaringan perpipaan, kelistrikan, komunikasi, jalan, rel kereta api, jembatan, pelabuhan, terowongan, dll.
Pentingnya Mempelajari BIM
1. Indonesia memiliki potensi yang besar secara ekonomi/pasar internasional namun potensi tsb belum dapat dimaksimalkan dikarenakan beberapa sebab salah satunya infrastruktur.
2. Infrastruktur merupakan salah satu pilar Basic Sub-Index dari Global Competitiveness Index.

3. Jumlah dan teknologi infrastruktur di Indonesia terbilang sedikit/tertinggal dibandingkan negara lain sehingga perlu mengejar ketertinggalan tsb.


4. Sekarang adalah masa Revolusi Industri 4.0 sehingga saat ini hampir segala hal diusahakan menggunakan teknologi.
5. Permasalahan yang dihadapi dan permasalahan yang akan datang.

Dengan adanya BIM, waktu dapat menjadi lebih efisien karena hal yang biasanya dikerjakan dalam jangka waktu 4-5 bulan dapat dilakukan dalam jangka waktu sekitar 1 bulan. Efisiensi waktu pengerjaan merupakan salah satu hal yang amat diperlukan untuk mengejar ketertinggalan pembangunan infrastruktur.
Revisi: penggunaan BIM memang lebih mempermudah pekerjaan, namun selisih jangka waktu penyelesaian antara menggunakan BIM dengan tidak menggunakan BIM tidak jauh berbeda. Meski menggunakan BIM, pelaku proyek tetap memerlukan pengecekan di lapangan untuk sinkronisasi progres antara rencana di BIM dengan kondisi nyata di lapangan.
Belajar dari Singapura
Tantangan Implementasi BIM di Indonesia
- Proyek yang mensyaratkan penggunaan BIM dalam pengerjaannya masih sangat minim.
- Penolakan berubah yang disebabkan oleh minimnya pengetahuan akan BIM serta potensi & pemanfaatan BIM.
- Terbiasa dengan penyusunan gambar 2D serta cetakan data dan sulit untuk mengubah alur kerja pengguna.
- Masih minimnya tenaga ahli yang menguasai BIM.
Strategi Singapura
- Menyediakan pendidikan, pelatihan, kursus, seminar, workshop, internship (magang), serta sertifikasi BIM.
- Mengadakan kompetisi BIM bagi mahasiswa.
- Memasukkan BIM ke dalam kurikulum perguruan tinggi.
- Membuat panduan implementasi BIM pada proyek (pembagian tugas dan tanggungjawab anggota tim proyek).
- Bekerjasama dengan perusahaan konstruksi (magang mahasiswa) dan lembaga-lembaga pendidikan luar negeri.
- Pendanaan perusahaan konstruksi untuk mengadakan sertifikasi BIM dan upscalling pekerja.
